Chapter 44

908 Kata

"Elanorrrrr.. ayo pulang ke rumah kita sayang.." Rengek ku seraya memeluk pinggang Elanor. Namun si setan masih berjalan dengan acuhnya, menyiapkan sarapan untuk Agusta yang jelas-jelas sudah mengembalikannya padaku. Membuat aku terseret kesana-kesini, wajahnya tampak angkuh dan dingin, mulut manisnya itu bungkam tidak bersuara, matanya menatap lurus mengabaikan ku. Seolah-olah dapur ini hanya berisi dia dan induknya. "Mau sarapan apa sayang?" Tanya Elanor lembut. Aku langsung tersenyum sumringah, dan menjawab dengan bersemangat. "Pancake dengan topping madu dan stroberi!." Begitu juga Agusta yang bersikap sok cool duduk menyilangkan kakinya di meja makan. "Telur dan bacon sayang~." Jawab Agusta genit, tersenyum licik. "Baiklah, jadi telur dan bacon.. tunggu sebentar sayang.." Jawab E

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN