“Tante Bella ….” Zain dan Faana berlari ke ambang pintu. Di sana Bella merentangkan tangan. Kedua anak kembal itu berhambur ke dalam pelukannya. Bella memeluk dan mencium kedua keponakannya tersebut. Air mata tak bisa dibendung lagi. Anjani berjalan menghampirinya. “Kak Bella. Dari mana Kakak tau kalau kami ada di sini?” Bella beralih memeluk Anjani. Hatinya ikut sedih melihat rumah tangga kedua sepupunya yang hancur berantakan. Dengan susah payah dia menahan isak tangis. “Aku tau dari Bian. Aku juga nggak tau kenapa Bian bisa tau kalau kalian ada di sini. Anjani, kenapa semua ini bisa terjadi? Siapa yang telah memfitnah kamu dan Ardan?” Fanny menghampiri mereka. Bella menjadi kikuk karena baru menyadari ketidaksopanannya bertamu ke rumah orang tanpa etika. Dia menyalami tangan Fanny

