Masa Lalu

1062 Kata

“Juna, jika sedari awal aku tau kamu bakal kembali menyakiti Anjani, maka aku tidak akan pernah mengizinkannya menikah denganmu! Lebih baik dia menikah dengan putraku, Farhan!” “Kamu tak ubahnya seperti pecundang! Kamu egois! Tidak memiliki kesadaran diri! Sebagai orangtua angkat Anjani, aku sungguh tak rela melihat putriku dan cucu-cucuku yang selalu kamu sakiti!” “Kamu hanya memikirkan dirimu sendiri! Kamu tidak pernah memikirkan istri dan anakmu! Ini untuk yang kedua kalinya kamu membuang Anjani dan anak yang dia kandung! Kamu tidak punya hati! Kamu bukan seorang suami ataupun seorang ayah, Juna Mahendra Atmaja!” Malam itu, Fanny mengeluarkan semua isi hatinya. Suaranya menggema di kediaman Mahendra Atmaja. Dadanya bergemuruh karena sudah tidak bisa lagi menahan emosi yang memenuhi j

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN