Anjani terdiam mendengar pertanyaan sang bidan. Perasaannya semakin hancur jika ada yang mempertanyakan tentang suaminya. Zain sejak tadi memperhatikan wajah sang mama. “Bu Bidan, Papa kan lagi kerja di tempat jauh. Papa lagi nyari uang buat Zain dan Adek-Adek jajan.” Zain menatap sang bidan. Bidan tersebut menatapnya seraya tersenyum. “Wah, hebat. Nanti papa kalian datang bawa uang yang banyak, ya, buat jajan.” “Iya, Ibu Bidan.” Anjani tersenyum mendengar ucapan sang putra. Dia sungguh kagum dengan kedewasaan dan inisiatif dari anak-anaknya, yang selalu mampu menenangkan hati dan pikirannya. Hari-hari pun berlalu dengan sangat cepat. Tanpa terasa, usia Jidan dan Jelita sudah 1 tahun. Tumbuh kembang mereka sangat baik dan normal. Kini kedua anak kembar itu sudah mulai bisa berjalan da

