Satu hal yang sangat Arjuna benci dalam hidupnya. Hanya bisa duduk di kursi tunggu rumah sakit dengan pikiran bercabang. Pasrah dengan keadaan tanpa bisa melakukan apapun untuk membantu. Arjuna meremas rambutnya kasar, kepalanya terasa berat. Memikirkan semua kemungkinan yang menjadi penyebab utama masalahnya saat ini. Aluna ditemukan pingsan di ruang kerjanya, dengan album foto lama yang sudah terbuka nyaris sampai belakang. Arjuna tidak tahu sejauh apa istrinya menelisik isi album foto itu. Mungkin juga sempat membaca keterangan-keterangan sederhana yang tercantum di sana. Hah! Semua yang Arjuna lakukan selama ini terasa sia-sia, jika akhir ceritanya seperti ini. Arjuna sudah berusaha menutupi semuanya, demi kebaikan Aluna. Agar istrinya itu bisa terus hidup bahagia tanpa bayang-bayan

