Maafkan Aku, Laras

1686 Kata

“Pak Suryo?” Ranti tergagap saat dia hendak memasukkan kembali barang ke dalam toko, Suryo sudah berdiri di depan toko. Tidak biasanya bos nya itu datang berkunjung ke toko jika tidak ada yang perlu di tinjau, atau jika tidak ada hal yang penting seperti waktunya gajian dan pengecekan laporan penjualan sekali dalam dua minggu. “Sudah mau tutup, Ranti?” tanya Suryo ramah. “Iya, Pak. Biasa kami juga tutup jam segini,” jawab Ranti sedikit takut. Khawatir kalau Suryo marah mereka tutup di toko padahal masih jam enam sore. “Tidak masalah, bagaimana penjualan? Lancar?” “Lancar, Pak. Bapak mau mengecek pembukuan?” “Tidak, belum saatnya pengecekan, bukan?” “Heheh, iya, memang belum saatnya,” ujar Ranti kikuk. Bingung harus berkata apa lagi pada Suryo karena tidak tahu apa yang harus di ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN