Pernikahan Laras dan Suryo

1700 Kata

“Sampah?” ujar Nusa pada diri sendiri. “Dimana ini? Tempat pembuangan akhir?” tanyanya lagi, juga pada diri sendiri. Hamparan luas yang berbau busuk tadi ternyata tempat pembuangan akhir beragam jenis sampah, pantas saja saat Nusa tersadar dia mencium aroma yang sangat busuk dan aroma itu hilang menguar ke udara saat hujan mulai membasahi bumi. “Kenapa aku bisa berada di sini?” Seingat Nusa, terakhir dia berada dalam pangkuan Cakra, hati dan tubuhnya remuk kala itu saat mengetahui Laras akan menerima lamaran Suryo. Tunggu! Lamaran Suryo, apakah Laras sudah mengatakan pada pria itu kalau lamarannya di terima? Dengan langkah lebar dan sekuat tenaga Nusa berlari dari tempat itu. Tidak pedul dia bagaimana bisa berada di sana, yang jelas Nusa harus mengetahui dan melarang Laras untuk me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN