Semua mata menatap pada Nusa yang berdiri di ambang pintu masjid. Suara lantang yang Nusa ucapkan saat meminta acara itu di hentikan membuat semua yang hadir di sana berbisik-bisik heran. Siapa pria yang tiba-tiba datang dan berani menghentikan acara? Laras menatap lekat pria yang wajahnya tidak asing lagi. Seseorang yang pernah dia pertahankan di masa lalu yang membuat Laras meninggalkan keluarganya demi cinta seorang Nusa. Pria itu juga yang sudah menorehkan luka yang sangat dalam di hatinya. Luka yang sudah terobati oleh kebaikan Suryo berapa bulan belakangan ini. “Papa?” Cakra yang bersuara, sementara Lentera hanya menatap Nusa tanpa ekspresi. “Keluar dari sini!” Tanpa di duga oleh siapapun, anak lelaki kecil yang tadi cukup terkejut melihat kedatangan Nusa berteriak keras. Cakra

