Pacaran Halal

1067 Kata
Bismillahirrahmanirrahim... "Pacaran sebelum menikah itu dosa. Tapi Pacaran setelah menikah itu ibadah. Maka, Tinggalkan atau Halalkan?" |Cinta Aisyah| Happy Reading **** Waktu terus berjalan, hari berganti dengan minggu, minggu berganti dengan bulan. Malam yang telah menyapa, bintang yang telah bersinar terang diatas langit. Pernikahan Aisyah dan Almeer sudah berjalan satu bulan lebih. Keluarga kecil mereka dijalani dengan hari-hari yang romantis. Iya, seperti sekarang ini mereka sedang berkencan disalah satu pameran malam. Pameran yang setiap malam ahad berada di Perumahan Permai indah. Mereka seakan menikmati malamnya bersama. Bagaikan pasangan yang sedang melepaskan kerinduan. "Sayang.. lihat deh ada kora-kora, kita naik itu yuk." Ajak Almeer pada Aisyah. Aisyah melihat apa yang ditunjukkan Almeer. Ada sebuah komedi yang bernama kora-kora disebelah kanan mereka. Aisyah nampak berpikir sejenak. Aisyah memang wanita yang takut akan ketinggian. Tetapi, ia memberanikan diri untuk menaiki komedi itu. "Hmm... ayo siapa takut." Tantang Aisyah sembari berjalan menuju wahana permainan. Yang disusul oleh Almeer dibelakang. Sudah sampai ditempat wahana kora-kora, Almeer membeli karcis kepada penjaga permainan kora-kora itu. Ia membeli untuk dua orang. Kemudian, mereka menaiki Kora-kora. Aisyah memejamkan matanya saat kora-kora akan diputar, ia menenggelamkan wajahnya di d**a bidang Almeer. Almeer yang merasa Aisyah sedang ketakutan, langsung memeluk tubuhnya erat. "Kalau kamu kenapa iyain ajakan aku hmmm.." Tanya Almeer. "Gpp.. aku pengen nyobain aja naik kora-kora, soalnya aku belum pernah naik ini." Jawabnya dengan posisi memeluk Almeer dari samping. "Coba deh, buka mata kamu. Indah banget pemandangan malem hari sayang." Aisyah perlahan membuka matanya, dan melihat sekelilingnya. Benar apa kata suaminya, pemandangan dimalam hari memanglah indah. Melihat bintang yang berkelap-kelip indah, bulan yang bersinar terang. Ia menikmati setiap hembusan angin yang menerpa wajahnya. Rasanya ia sudah tidak takut akan ketinggian lagi, Aisyah bersyukur memiliki Almeer dan ia tidak mau kehilangan suaminya. Satu jam mereka berada di Pasar malam, akhirnya mereka memutuskan untuk pulang kerumahnya. Mereka jalan kaki menuju rumah, karena jarak yang tidak terlalu jauh. Hitung-hitung pacaran setelah menikah. Hehehe.. Pacaran setelah menikah itu Ibadah. Namun, pacaran sebelum menikah itu suatu perbuatan k**i. Bahkan, Allah melarang kita untuk berbuat k**i dan termasuk zina. A l-Qur'an surah Al-Israa ayat 32. Artinya: " Dan janganlah kamu mendekati zina; Sesungguhnya zina itu perbuatan yang k**i dan suatu jalan yang buruk." Sudah jelas bukan? Bahwa pacaran sebelum menikah itu dilarang dan Dosa. Jika kamu pernah berpikir bahwa pacaran tidak dosa, apakah kamu mengingat bahwa berpegangan tangan adalah zina. Itu baru pegang tangan saja, jika pacar kamu meminta lebih dari itu bagaimana? Memandang yang belum halal saja dosa, apalagi melakukan hubungan selayaknya pasangan suami istri? Maka dari itu, jauhilah hal yang k**i seperti halnya pacaran. Jika kamu mencintai seseorang maka ajaklah ia menikah bukan pacaran. Dan ingat untuk kaum hawa, lelaki saleh itu tidak mengajak kamu untuk kamu pacaran. Akan tetapi, mengajak pada kebaikan dan mengajakmu untuk ibadah, Pernikahan. ●●● Disepertiga malamnya, mereka terbangun untuk melaksanakan sholat Tahajjud. Aisyah menggelar sajadah seusai ia mengambil air wudhu. Sedangkan Almeer, ia sedang mengambil air wudhu. Aisyah sangat bersyukur memiliki suami yang taat seperti Almeer. Ia berharap suatu hari nanti, Almeer tidak akan menyakiti hatinya. Setelah Almeer selesai mengambil wudhu, mereka kemudian sholat berjamaah. Pada waktu malam, jika seseorang bangun untuk melaksanakan sholat malam, maka Allah akan mengabulkan semua doa-doanya. Karena pada waktu malam saat orang-orang terlelap dalam tidurnya, sedang kamu menghadap Allah. Selesai melaksanakan sholat, mereka berdoa untuk bermunajat kepada Allah. Ya Allah... Jadikanlah keluarga kami sebagai keluarga yang sakinnah mawaddah warahmah, jadikanlah kami suami istri yang taat kepada-Mu Ya Rabb.. Ya Allah.. Aku ingin terus bersamanya dalam keadaan suka dan dukanya. Aku ingin menjadi istri yang salihah.. Ya Allah.. Aku hanya ingin, dia selalu bersamaku. Aamiin.. Selesai berdoa, mereka melanjutkan taddarusnya. Melanjutkan surah Al-Mulk yang kemarin sempat tertunda. "Coba sayang, aku ingin dengar bacaan kamu lagi. Biar nanti aku yang koreksi yah." Ujar Almeer "A'udzubillahiminasyaithonirrajiim.. Bissmillahirrahmanirrahim." Aisyah memulainya dengan Ta'awudz. "قُلْ هُوَ الرَّحْمٰنُ اٰمَنَّا بِهٖ وَعَلَيْهِ تَوَكَّلْنَاۚ فَسَتَعْلَمُوْنَ مَنْ هُوَ فِيْ ضَلٰلٍ مُّبِيْنٍ" Katakanlah, "Dialah Yang Maha Pengasih, kami beriman kepada-Nya dan kepada-Nya kami bertawakal. Maka kelak kamu akan tahu siapa yang berada dalam kesesatan yang nyata." "قُلْ اَرَءَيْتُمْ اِنْ اَصْبَحَ مَاۤؤُكُمْ غَوْرًا فَمَنْ يَّأْتِيْكُمْ بِمَاۤءٍ مَّعِيْنٍ" Katakanlah (Muhammad), "Terangkanlah kepadaku jika sumber air kamu menjadi kering; maka siapa yang akan memberimu air yang mengalir?" "Shodakallahul'adziimm.." Aisyah mengakhiri bacaan. "Maasyaa Allah.. Sudah bagus sayang bacaan kamu. Tinggal nafasnya saja diatur biar gak putus ditengah pas bacaan yah." Almeer memberi sedikit saran pada Aisyah agar tidak memutuskan bacaannya jika dilarang berhenti. Dalam Al-Qur'an memang ada beberapa jenis waqaf. Salah satunya adalah waqaf sempurna - yaitu mewaqafkan atau memberhentikan pada suatu bacaan yang dibaca secara sempurna, tidak memutuskan di tengah-tengah ayat atau bacaan, dan tidak memengaruhi arti dan makna dari bacaan karena tidak memiliki kaitan dengan bacaan atau ayat yang sebelumnya maupun yang sesudahnya. Adapun tanda Waqaf Mutlaq tandanya ط, Apabila kita membaca Al Qur'an menemui tanda waqaf tersebut, maka lebih utama diwaqafkan atau berhenti pada tanda waqaf tersebut. Waqaf Lazim (م) Waqaf Lazim tandanya م, Apabila pada ayat Al Qur'an terdapat tanda waqaf lazim, maka cara membacanya adalah harus berhenti. Waqaf Jaiz (ج) Apabila pada ayat Al Qur'an terdapat tanda waqaf jaiz, maka cara membacanya boleh berhenti dan boleh dilanjutkan dengan kata berikutnya. Karena kita harus memerhatikan tanda baca, sehingga apa yang kita baca akan lebih bermakna artinya. وَرَتِّلِ الْقُرْءَانَ تَرْتِيلا Dan bacalah al-Qur'an itu dengan tartil. (Al-Muzammil: 4) Allahu Akbar Allahu Akbar! Adzan subuh telah berkumandang, bergema diseluruh penjuru ruangan. Aisyah dan Almeer langsung melaksanakan sholat sunnah dua rakaat sebelum sholat subuh. رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا "Dua rakaat shalat sunnah subuh lebih baik daripada dunia dan seluruh isinya."(HR. Muslim725). ●●● Pagi telah menyapa, angin yang sepoi-sepoi meniup wajah Aisyah yang sedang duduk ditepi kolam renang. Memerhatikan disekilingnya, melihat bunga yang sedang bermekaran ditempatnya. Sangat indah. Hari ini, memang Aisyah tak mempunyai jadwal apapun. Karena mengingat ini hari sabtu, Almeer pun sedang Libur. Aisyah yang sedang duduk dikursi dekat kolam renang, ia kaget dengan kedatangan sang suami. Almeer Ar Rasyidul Irsyad. "Kamu ngapain hmm..?" Tanyanya sembari mengambil tempat disamping Aisyah. "Hmm gak ngapa-ngapain kok. Cuma lagi nikmatin suasana segar diluar sini." Ucap Aisyah sambil menghirup nafasnya. Begitu baiknya Allah, sehingga Dia-lah yang sudah memberikan kita nikmat yang begitu banyak tak terhingga. Maka Nikmat tuhan manakah yang kamu Dustakan? "Seger yah udara disini." Lanjut Aisyah sambil menyenderkan kepalanya dibahu Almeer. Almeer yang merasakan ada kepala Aisyah dibahunya, Almeer langsung mengambil posisi nyamannya. Sesekali Almeer mengelus rambut Aisyah yang tertutupi Jilbabnya. Ketika Allah telah memberikan kamu nikmat yang tak terhingga, maka bersyukurlah atas limpahan Nikmat-Nya. Sehinga kamu diberikan oksigen selama hidupmu. Kamu diberikan nafas, agar untuk selalu bersyukur pada-Nya. Jangan kufur nikmat, karena Allah tidak menyukainya. Bersyukurlah dalam hal apapun. Jika kamu diberikan sakit, kamu harus tetap bersyukur. Karena Allah masih memberikan nafas untukmu. Maka nikmat manakah yang kamu dustakan?
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN