Impian Bunda

1824 Kata

Bunda, perempuan berusia mendekati kepala enam, tetapi masih energik. Menikah di usia belasan tahun, membuat jarak usia dengan anak-anaknya seperti kakak adik. Bunda sangat telaten pada anak-anaknya. Meski Bimo tinggal berjauhan, Bunda tak pernah lepas mengawasinya, komunikasi selalu intens dilakukan melalui sambungan telepon atau sekadar mengirimkan SMS. Pada Bimo, Bunda lebih lembut dan perhatian, sementara pada Rara, Bunda sedikit lebih keras.     Ketika Bimo, memutuskan untuk tinggal di Lembang dan men-support kehidupan Daniel, Bunda sempat protes dan meradang. Bimo bergeming, Bunda merasa kalah bersaing dengan Daniel. Ada yang membuat Bimo jatuh cinta, bayi mungil anak Daniel. Anak itu telah menyita seluruh perhatiannya, apalagi kemudian Ratih pergi untuk selamanya. Rasa empati dan k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN