Satu persatu saudara-saudara Bimo datang, ada yang dari dekat bahkan ada yang dari luar kota, di antaranya adik Bunda dan beberapa kerabat dekat dari pihak ayah Bimo. Ada yang sengaja menginap dan rencana datang besok pas hari lamaran. Bunda membatasi keluarga yang dibawa, tidak terlalu banyak karena ini hanya acara lamaran saja. Perasaan Bimo makin tak menentu, antara ragu dan ingin maju terus, antara Bunda dan Axel, silih berganti mencoba menguasai pikirannya, Bimo tak ingin kehilangan keduanya, ini bukan lagi tentang Ira ataupun rasa cinta. Daniel sudah mengkonfirmasi akan datang besok sore sebelum acara. Ia masih berharap Axel mau berubah pikiran untuk datang ke acara lamaran. Sudah beberapa hari ini Bimo tak bertemu dengan Ira, tetapi aneh tak ada rasa kangen sama sekali p

