Seandainya Bunda tak meneleponnya, dan bertanya kapan pulang. Mungkin Rara dan Bimo akan lupa waktu dan terus berdiskusi tentang Axel. Kesimpulan Rara yang apa adanya membuat Bimo berpikir keras. Apakah benar Axel jatuh cinta padanya? Kenapa? Apakah ada yang salah? Rasanya Bimo ingin menyangkal analisa Rara seperti Ira. Mana mungkin Axel jatuh cinta padanya, yang usianya separuh dari usia Bimo. Gila apa? Sepanjang perjalanan Bimo terdiam, Rara di balik kemudi sesekali mencuri pandang. Adiknya barangkali lagi berpikir. Rara maklum, kalau Bimo gelisah. Dia yakin Bimo tak bisa abai pada perasaan Axel. Tentu aneh bagi keluarga besar, bila benar hal itu terjadi. Mungkin akan menjadi isue yang akan terus diperbincangkan. Sampai di rumah saat azan maghrib berkumandang. Bunda menyambut di a

