Axel maupun Bimo tak menyadari kalau Ira tengah menatap mereka dengan perasaan tak suka. Rasa rindu yang mereka sekap selama ini, akhirnya keluar begitu saja. Bimo dan Axel sama-sama menumpahkan air mata, entah air mata apa? Yang jelas bukan air mata bahagia. Rara akhirnya memisahkan mereka dengan isyarat. Dielusnya punggung Axel dan Bimo perlahan. Mereka melepaskan pelukan. Kemudian Bimo memeluk Rara, sementara Axel dengan kikuk mencoba memeluk Ira. Dia meski terlihat kurang begitu suka tak bisa mengelak dari pelukan Axel. Axel mengeluarkan kotak kecil dari tas pestanya yang berwarna dusty pink, sebuah kotak berisi cincin emas pilihannya sebagai kado pernikahan. "Selamat, Tan. Ini kado dari aku. Semoga Tante suka," kata Axel. Ira tersenyum dingin. Axel melangkah menyalami Bunda dan

