Tak Ada Yang Abadi

1202 Kata

Suasana di meja makan tampak canggung bagi Axel, selain dengan ayahnya tak sepatah kata pun keluar dari mulutnya. Melihat kemesraan yang disuguhkan Ira, menatap Rian adalah dua hal yang menyakitkan. Fia yang orang asing bagi Axel hanya pelengkap di meja itu. Ayah Daniel yang semula tampak senang mulai resah melihat perilaku Axel yang banyak terdiam. Semula ia menduga kehadiran Bimo atau pun Rian akan membuat Axel senang, apa yang terjadi terhadap mereka? Makan siang akhirnya selesai sudah. Axel ingin pamit masuk ke dalam kamar, tetapi sebuah tangan menahan lengannya. "Berbicaralah denganku Axel," kata Rian. "Tak ada yang harus kita bicarakan Rian, aku sudah kehilangan Rian yang kukenal dalam hitungan hari tanpa sebab, kenapa? Apa karena aku tak mau mengungkapkan perasaanku?" desis Ax

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN