bab 25

4986 Kata

Letnan Edsel menipiskan bibir. Bersandar pada tiang yang ada di depan Departemen Kesehatan saat Panglima Sai dan Komandan Gildan ada bersamanya malam ini. Komandan Gildan menggaruk pangkal hidungnya. "Melihat kita masih berkeliaran di jam malam seperti ini, tiga tangan kanan terbaik Jenderal. Apa ada yang berpikir kita sedang berdiskusi membangun formasi untuk mendobrak kekuasaan Jenderal?" Panglima Sai bersidekap dengan raut masam. "Hanya kau sendiri yang berpikiran konyol seperti itu." Ekspresi Komandan Gildan menunjukkan raut lain. "Benarkah? Aku akan mengakui diriku yang dulu. Tapi, tidak berniat menurunkannya dari tahta. Aku berniat mendobrak keamanan Benteng Dallas." Letnan Edsel memutar mata. "Andai saja kau berusaha keras sedikit lagi, kau bisa menghancurkan Benteng Dallas sepe

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN