bab 24

4224 Kata

"Kau pikir, apa yang sedang kau lakukan sekarang, Panglima? Kau ingin membodohi siapa dan untuk apa?" Panglima Sai menoleh. Belum sempat dia menumpangi jeep militernya, Komandan Gildan telah merangseknya ke belakang jeep hitam miliknya. Membiarkan Sang Panglima terpojok dengan Komandan Gildan menahan tubuhnya untuk tetap diam. Alis Sang Panglima tertaut. "Aku tidak mengerti," desisnya dingin. Mencoba menepis tangan itu, dan sayangnya cengkraman Komandan Gildan begitu kuat dan kokoh. Seakan memuntahkan seluruh amarah dan kecewanya pada Sang Panglima. "Aku mendengar apa yang kau katakan pada perawat di rumah sakit umum." Sang Panglima mematung. Dan seringai menyeramkan Komandan Gildan tertarik lebih lebar. Tidak berhenti sampai di sana, Sang Komandan terus mendesak agar Panglima Sai mau

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN