"Kau sudah merasa lebih baik?" Wise Cassandra menoleh. Mengintip apa yang dilakukan Panglima Sai sekarang dengan sorot dalam. Helaan napasnya terdengar berat. Saat dia mematikan keran wastafel dan melangkah duduk di sebelah Sang Panglima yang tengah bersiap-siap. "Cukup baik daripada sebelumnya," Cassandra mengerutkan alis. "Matahari bahkan belum bangun dari peraduan. Kau berangkat sepagi ini?" Panglima Sai hanya mengintip dari sudut matanya. Menatap sang istri dengan lirikan singkat dan beralih memasang sepatu boot di kaki kanannya. "Aku harus menemui Jenderal." "Sepagi ini?" Panglima Sai berdecak. Dan Cassandra menipiskan bibir. Mengangkat tangan. "Oke." Lalu, beranjak pergi saat dia kembali ke dapur, mencuci beberapa sayuran dan daging untuk dimasak. Panglima Sai menurunkan kedua

