Chapter 27

974 Kata

"Selamat pagi Dean" Sapa Tyler lalu mengecup keningku. Ugh! Manisnya, tidak ada hal paling menyenangkan selain bangun disambut oleh senyuman dan ciuman Tyler. "Pagi Tyler" Balasku seraya menariknya kedalam pelukkanku. Tyler tidak menolak, ia menyandarkan kepalanya ke dadaku, menerusui bekas lukaku disana. Aku mengelus rambutnya, memeluknya memutuskan untuk kembali tidur. Tapi Tyler mengajakku mengobrol, jadi aku ladenin saja. "Kau mau memberi tahuku kenapa kau selalu terluka seperti ini?" "Hm.. saingan bisnisku mengirim orang untuk membunuhku Tyler, kau sudah tahu itu" "Hanya itu?" Aku menghela nafas, mengangkat dagu Tyler berniat menciumnya, mengalihkan perhatiannya dari pembicaraan itu. Tapi Tyler sadar dengan niatku itu, dia membalik badannya menindihku. Oh man.. wajah serius itu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN