Another Ending

1123 Kata

Sepanjang perjalanan, baik Zanara maupun Gabriel sama sekali tak bersuara. Pria itu memandang lurus ke depan, fokus pada jalan beraspal di hadapannya. Sesekali Zanara melirik Gabriel dengan ekor matanya, pria itu tetap bergeming. Suhu di dalam mobil menjadi terasa lebih dingin karena tak ada interaksi antara keduanya. Zanara pun enggan memulai, merasa cukup bimbang karena pembicaraan yang terakhir kali mereka lakukan. Ia memikirkan dan menimbang-nimbang keputusan yang lebih baik, terlebih untuk dirinya sendiri. Gabriel tampaknya mulai bosan dengan kebekuan antara mereka. Ia menoleh ke kanan dan melihat Zanara sedang melakukan hal yang sama terhadapnya. Mata keduanya bertemu, bahkan cukup lama. Entah karena takdir, ataukah memang mereka yang tak ingin alihkan pandangan dari satu sama lai

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN