Zanara baru selesai membersihkan diri saat terdengar suara ketukan di pintu. Masih dengan balutan bathrobe dan handuk yang membungkus rambut, ia bergegas menyambut siapa pun yang kini sedang menantinya di luar sana. Wajah cantik dengan senyum terulas menyapanya. Alice dengan bungkusan di tangan, dan tak sendiri. Ia datang bersama Ed. "Angin apa yang membuatmu datang mengunjungiku?" tanya Zanara, curiga. Alice-yang belum dipersilahkan masuk, melongok ke dalam kamar, seolah memastikan sesuatu. Zanara memutar tubuh, mengikuti arah tatapan sahabatnya. "Kau sedang mencari apa?" tanya gadis itu lagi. Ia kemudian sadar apa yang dipikirkan Alice, karena dirinya berada satu kamar dengan Gabriel. gadis itu kemudian bergeser, mempersilahkan Alice dan Ed-yang sejak tadi sedang sibuk melakukan pang

