"Abang harus tanggung jawab!" Alam mengusap wajahnya kasar. Duduk dipinggiran kasur dengan menggunakan boxer. Laki-laki itu berulang kali memukul kepalanya untuk mengingat telah apa yang dia lakukan dengan Dara semalam di dalam kamar hotel ini. "Gue g****k!" rutuk Alam sendiri tertuju pada dirinya. Di tempat tidur, Dara menciba menutupi tubuh polosnya sembari menangis. "Aku kotor! Dan itu ulah Abang!" ujarnya menyalahkan kelakuan b***t Alam. "Dar, g-gue—" "Tanggung jawab, Bang! Aku udah nggak suci lagi karena perbuatan Abang sendiri!" teriak Dara dengan tangisannya sudah pecah. Alam semakin menarik rambutnya saking pusing mendengar semua itu. Cowok itu mengambil baju yang berserakan di lantai kemudian mengenakan kembali. "Kita pulang dulu," putus Alam. Masih pukul lima pagi, Alam be

