Bab 37: Bayangan Yang Terbelah

1418 Kata

Hujan yang mengguyur hutan kecil itu terasa semakin dingin, menusuk hingga ke tulang. Alana berdiri kaku di antara dua pria yang memiliki wajah identik. Di depannya, pria yang memegang payung hitam tersenyum dengan keanggunan yang mematikan. Di belakangnya, Kenzie terengah-engah dengan pistol yang masih tertuju lurus ke dahi pria itu. "Apa maksudmu dengan masa lalu di dalam bagasi?" Alana bertanya, suaranya bergetar hebat. "Kau cerdas, Alana. Kau selalu tahu ada yang tidak beres dengan Nathan yang begitu mudah mengorbankan diri, bukan?" Pria itu melangkah maju satu tindak. "Jangan mendekat!" teriak Kenzie. "Siapa kau?! Jawab!" "Aku adalah protokol cadangan yang Nathan ciptakan sendiri. Nama bukanlah hal penting saat kau memiliki wajah yang sama," pria itu melirik ke arah bagasi mobil y

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN