"Kau yakin?" tanya Devani. Grace mengangguk mantap. Ia merasa kali ini ia harus mengikuti perintah ayahnya. Ucapan Edward yang terasa begitu menohok kemarin membuat Grace merubah keputusannya. Dan malam ini, ia berencana menginap di mansion ayahnya. Sekaligus memberitahukan keputusannya ini. "Jadi mulai kapan kau akan berhenti bekerja?" tanya Devani. "Aku tidak tahu. Mungkin lusa. Yah, tergantung perintah ayahku." Grace mengangkat bahunya acuh. "Bagaimana jika kita pergi makan-makan? Ya, anggap saja salam perpisahan." ajak Devani. "Kita tidak berpisah, Dev. Aku hanya selesai bekerja saja. Kita bisa bertemu setiap hari jika aku ingin." "Ya aku tau. Maksudku, ya sebagai formalitas karena kau tidak menjadi CEOku lagi." "Oh, baiklah. Bagaimana kalau besok saja? Sore ini aku akan mengun

