BAB : 65

927 Kata

Sore ini Mirza masih nangkring duduk manis di kursi yang ada di balkon kamar. Sebenarnya kerjaannya lumayan banyak, hanya saja tangannya terasa belum begitu pulih jika harus mengetik dalam durasi yang lama. Apalagi gara-gara kemarin, berurusan dengan Dessy membuat ia melupakan kalau tangannya lagi sakit dan sekarang baru terasa sakit itu. Sesekali ia regangkan tangannya, agar tak kaku. Lova hanya melihat dari arah belakang, saat suaminya itu masih sedikit meringis ketika menggerakkan pergelangan tangannya. Kemudian berjalan mendekat dan duduk di samping cowok itu. “Kenapa?” tanya Mirza melihat wajah Lova yang selah sedang memikirkan sesuatu. “Masih sakit, ya?” “Enggak,” jawabnya diiringi senyuman. “Kakak ada kerjaan? Kalau ada, biar aku yang ngetiknya.” Mirza meletakkan tangannya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN