Chapter 64

1081 Kata

Gemetar dengan was-was yang melimpah. Itulah yang dirasakan oleh Indiri. Dia mencari keberadaan pamannya, tapi mata itu tak bisa melihat bahwa di sudut paling jauh, pamannya dalam keadaan terdesak. Dia ingin sekali membunuh Samudera. Kenapa semua orang malah terdiam dan tak berbuat apa-apa? Dengan percaya diri tinggi, Samudera membeberkan fakta yang tidak diharapkan itu. Fakta yang akan jadi aib bagi Kerajaan Kalimantan bahkan Santara. Belum sempat Samudera mengutarakan semuanya, datanglah beberapa orang menangkapnya. Kekuatan lima orang lebih besar daripada kekuatan satu orang. Dengan semua desakan itu, Samudera tidak bisa berbuat apa-apa. Hingga seseorang maju ke depan tanpa gentar sedikitpun. “Hentikan ini semua karena dia benar-benar orang jahat.”ucap Realiva dengan emosional. Ini se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN