Skyla menatap kosong telapak tangannya yang terbalut perban. Sejak kejadian tadi malam, dirinya terus mengurung kamar membuat Angelica dan Antonius heran dengan tingkah anak gadisnya. Tidak ada keceriaan di wajahnya, yang ada hanya tatapan sendu yang penuh kekecewaan. Daniel benar-benar membuatnya berubah. Ponselnya bergetar, membuat Skyla tersadar dari lamunannya. Tangan kanannya meraih ponsel yang berada di atas nakas. Lalu melihat si pengirim pesan. Daniel. Skyla membiarkannya, tidak berniat membacanya bahkan membalasnya. Ia benar-benar lelah saat ini. Satu menit. Dua menit. Tiga menit. Empat menit. Lima menit. Skyla masih betah dengan posisinya, sedangkan ponselnya tak berhenti bergetar dan berdering. Ada kiriman 35 pesan dan 55 panggilan tak terjawab dari Daniel. Dan Skyla

