Chapter 14. Kecewa

879 Kata

Angin sore berhembus, membuat surai panjang gadis yang sedang duduk di bangku salah satu taman kota bergerak.  Langit berwarna jingga begitu indah untuk dipandang.  Tangannya mengeratkan mantel coklat yang dipakainya. Udara yang begitu dingin membuatnya memeluk diri. Tatapannya menerawang, bagaimana bisa dirinya memiliki perasaan untuk pria b******k itu. Dan dengan bodohnya Skyla mencintai Daniel.  Seharusnya hari ini, Skyla ada jadwal pemotretan tetapi gadis itu membatalkannya. Entahlah, apa yang dipikirkannya sehingga dirinya bisa seceroboh itu dan tidak profesional. Awalnya Rebbeca marah-marah padanya, tapi Skyla beralasan dirinya demam. "Ehem," deheman seseorang membuatnya menoleh. ***** "Niel, apakah kita jadi dinner?'' tanya seorang wanita bergelanyut manja di lengan Daniel. D

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN