Episode 25

1510 Kata

Alia tiba di rumah tak lama kemudian. Disusul oleh Ranti yang langsung memasukkan mobilnya ke garasi. Alia meletakkan helmnya pada lemari yang ada di garasi tersebut, lalu tersenyum ke arah Ranti. "Hai, Ran, tumben jutek amat," goda Alia. "Bodo amat, Lia! Bodo amat!" balas Ranti, sebal. Alia terkikik geli, melihat kelakuan Ranti yang terkadang kumat bapernya. Ia segera merangkul sahabatnya tersebut, lalu menggiringnya untuk membuka pagar. "Perasaan tanaman hiasnya Umi makin banyak aja. Apa Umi dapat endorse, ya?" tanya Ranti. Kedua mata Alia kini menyipit ke arah Ranti. "Endors kok tanaman hias? Cara memasarkannya gimana, tuh? Hello guys, hari ini aku dapat kiriman dari toko bunga Cemara Alam. Ini nih kirimannya, janda bolong! Aku udah cobain guys, rasanya..., hmm..., kaya mao mening

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN