Ruangan Presiden Direktur sunyi senyap. Leonard sedang menghadiri meeting untuk menentukan apakah perlu menggunakan kontraktor baru di samping kontraktor lama mereka. Biasanya meeting seperti ini tidak berlangsung lama karena para petinggi perusahaan sudah membicarakan terlebih dahulu. Dia hanya datang untuk memberi keputusan akhir. Ketika kembali ke ruangannya dia melihat sosok wanita yang dicintai tertidur di sofa. Buku yang sedang dia baca terjatuh ke lantai. Leonard tersenyum geli. Hati-hati sekali lelaki itu membopong Kirana ke ruang istirahat. "Mmmh ...." Begitu menyentuh tempat tidur Kirana menggeliat bangun. Leonard duduk di tepi tempat tidur, "Hei, sleeping beauty." Sepasang mata indah itu terbuka perlahan. Manik hijaunya fokus pada lelaki tampan, "Hei, prince charming." "Seh

