"Jadi Bang siapa itu namanya?" Wahyu menunjuk ke arah Ryanto. "Ryanto, Mas," jawab Tiwi. "Iya, Bang Ryanto naksir sama kamu, Wi?" tanya Wahyu. "Ya gitulah, Mas. Tapi akunya biasa aja, kok. Dia mata keranjang aku nggak suka," jawab Tiwi. "Oh ..." Wahyu manggut-manggut. "Jadi aku ada saingannya, Ya?" tanya Wahyu lagi. "Saingan apa si, Mas? Percaya saja sama Allah. Kan jodoh udah diatur sama Yang Di Atas," kata Tiwi. "Tapi Bapak sama Ibu kamu suka nggak sama aku?" Banyak pertanyaan yang akan Wahyu lontarkan terlebih tentang kesan keluarga Tiwi kepadanya. "Alhamdulilah suka kok, Bang. Kalau enggak ya mungkin Abang nggak dibolehin masuk ke rumah, hehehe ..." Tiwi menjawab diselingi dengan candaan. "Oya, Mas Wahyu mau minum apa? Sampai lupa aku tawarin minum." "Lu mah kagak peka, Wi. In

