Kegaduhan

1036 Kata

"Iya, Ibu," sahut Arsyi dengan patuh ketika Tiwi memintanya untuk meminta maaf karena sudah meledek Bang Ryanto. Tiwi bilang itu bukanlah perbuatan yang terpuji karena mengatakan hal-hal yang tidak baik kepada orang yang lebih tua. Arsyi tidak menangis, dia paham kalau ibunya menasehati itu artinya ibu sayang sama dia. "Anak pintar," puji Wahyu lalu mencium pipi si kecil. "Arsyi kok nggak takut ya sama Mas Wahyu?" tanya Tiwi sedikit heran. "Memang biasanya takut sama orang asing?" Wahyu balik bertanya. "Iya, biasanya kalau baru pertama kenal gitu nggak mau dipegang, tapi sama Mas Wahyu kok langsung mau," jawab Tiwi. "Alhamdulilah berarti aku udah bisa bikin dia nyaman," cetus Wahyu merasa bersyukur dengan respon Arsyi yang baik kepadanya. "Arsyi, nenek punya makanan. Ayo sini!" pang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN