Suara detik jam dinding menemani kebisuan di dalam sebuah kamar luas. Sepasang suami istri sudah terlelap di atas tempat tidur dalam posisi saling berpelukan, menyalurkan kehangatan satu sama lain. Kening Shena tampak mengeryit sebelum akhirnya ia bangun dari tidurnya. Dan yang pertama Shena lihat adalah wajah damai sang suami. Seulas senyum terukir, Shena menggerakkan ibu jarinya di pipi Aaron. "Ganteng banget sih, Mas Suami. Jadi makin cinta deh," gumam Shena. Bola matanya bergerak, melihat jam yang menggantung di dinding baru menunjukkan pukul dua dini hari. Namun Shena sudah merasa lapar sekarang. "Makan nasi goreng pakai telur ceplok enak kali ya," gumam Shena sambil membayangkan ia makan nasi goreng lengkap dengan telur ceplok. Shena mengusap perutnya. "Sshhh, jadi ngiler." Kem

