Pertemuan dengan Yani membawa Rafa saat ini berada di depan kantor wanita tersebut, wanita yang bekerja sebagai marketing salon kecantikan. Rafa berjanji akan bertemu dengan menjemputnya di tempat kerja setelah melakukan latihan, nanti setelah bersama Yani akan ke tempat Naila untuk sekedar bertemu dengannya. Rafa sudah mengirim pesan kalau ada di parkiran bahkan memberitahukan mobil yang dipakai agar Yani bisa langsung masuk ke dalam tanpa perlu dirinya turun, pintu terbuka tidak lama kemudian dimana penampilan Yani sangat berbeda dibanding sebelumnya. “Maaf lama ada revisi dikit tadi.” Rafa mengangguk “mau makan apa?” “Tempat kemarin bagaimana?” Rafa terkejut namun segera menggelengkan kepala karena tidak ingin orang – orang disana tahu terutama Naila “tempat lain aja, gimana?” Yani

