32. Bedah Onkologi

1605 Kata

6.45 pagi. Ragu. Aku terus meragu ketika akan membuka handle pintu Ruang Ilmiah Bedah di depanku. Berpuluh-puluh residen juga koas di dalamnya pasti akan segera memalingkan pasang mata mereka, ketika aku masuk. Lima belas menit lagi, laporan kasus pagi dimulai. Aku sudah berada di Rumah Sakit Samanhudi sejak tadi jam lima. Mengikuti pola Mas Gamma yang terbiasa visite pasien pada sekitaran pukul segitu. Kami berpisah di mobil setelah prosesi cium tangan dibalas dengan ciuman hangatnya di keningku. Kuputuskan untuk masuk ke RS agak lambat, agar orang-orang nggak terlalu memperhatikan kedatangan kami berdua. Tentunya, setelah debat panjang cukup pelik dengan Mas Gamma yang ingin menggandengku masuk bersama, menunjukkan pada publik bahwa kini dia sudah resmi milik seorang koas junior be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN