12. Kakak Seniorku

1306 Kata

Devan yamg tidak tahan untuk mencium calon istri kecilnya awalnya hanya mengira jika dirinya akan mendapat tamparan. Akan tetapi tidak, gadis itu hanya mendorong tubuh Devan kemudian meneteskan air mata tanpa bersuara. Devan menjadi salah tingkah dan kebingungan sendiri mau bagaimana.  "Maaf… Aku tidak sengaja," ucap Devan gugup. "Jelas - jelas kamu … Sudahlah, aku tidak percaya lagi denganmu. Seharusnya kamu menepati janjimu, tapi pernikahan belum terjadi saja sudah seperti ini," jawab Warda memalingkan wajahnya kemudian berjalan pergi. Devanpun segera mengejar dan menghadang langkah Warda. "Warda, maafkan aku. Aku janji tidak akan mengulanginya lagi," pinta Devan merasa bersalah. Warda teringat kejadian tadi di bus, ketika dirinya lengah Devan sengaja menciumnya. Dan saat antri di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN