Bab 10—Mantan Kekasih

1859 Kata

Pastikan Tap love dulu sebelum membaca. Terima kasih. **** Tak terkira betapa senangnya hati seorang Ghani Mahendra ketika ia menatap kalender meja yang terpampang di meja kerjanya, pria itu tersenyum karena esok adalah akhir pekan. Hari dimana semua keluh kesah, kekesalan karena sebuah penantian akan terjawab sudah. Pria itu menarik napas dalam-dalam, seolah mengusir penat yang ia rasakan karena seharian berkutat dengan berbagai laporan, Ghani menyandarkan punggungnya di kursi putar. Manik hitam terus saja terfokus pada kalender tersebut, mencoba memikirkan kembali rencana besarnya untuk melamar Revalisha. Perhatiannya pada kalender meja teralih saat pintu ruang kerja tersebut diketuk seseorang. Ghani menoleh ke arah pintu, kembali pada kesadarannya. "Ya, masuk." Seorang wanita memasu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN