Perginya Richi menuju makam Grace dengan jati dirinya sendiri membuat Berry marah. Dia takut kalau ada seseorang yang melihatnya dan melaporkanna pada Massimo. “Kau tahu, kau mencari mati!” seru Berry kesal pada Richi yang baru saja pulang dari makam ibunya. “Aku lupa,kalau aku harus berpenampilan sebagai Rika,” jawab Richi dengan wajah yang tidak bersalah. “Kau ini memang selalu membuat masalah!”umpat Berry merasa kesal karena kelakuan Richi yang bertindak sembrono. Padahal dengan situasi seperti ini harusnya Richi lebih hati-hati. “Maafkan aku Berry, aku pikir jika aku hendak bertemu dengan mamaku, aku harus menjadi diriku yang asli, lain kali aku akan lebih berhati-hati” jawab Richi. “Tentu saja, itu harus kamu lakukan, karena jika tidak. Taruhannya adalah nyawamu sendiri!” sambung

