"Fiya kamu ngak makan, Nak?" tanya Bu Wenda. "Maksudnya, Ma?" Dahi Bu Wenda berkerut. "Maksud Mama kenapa ngak di makan?" Safiya tersenyum menyadari dirinya sedang melamun. "Mendadak ngak lapar, Ma." "Ma enak lo padahal ini?" Sahut Abel. Safiya mengerjap, lalu menjawab, "mama kenyang Sayang." Abram terus menatap istrinya aneh. "Mbak lagi galau ya?" Pertanyaan godaan dari Loly membuat Safiya mendesis, meliriknya gemas. Safiya justru terkekeh senang. "Menurutmu!" "Pasti galau nih, kalau ngak lagi jatuh cinta samapi makanan seenak ini ngak suka!" "Bukan ngak suka, Loly tapi ...ya deh aku makan." "Nah gitu dong." Abram menatapnya tajam. Safiya makan namun hatinya tak tenang seraya melirik ke kana kiri ia takut jika Maxim kembali. "Yuk kita pulang, pamitan dulu sama Bud

