Siang sampai sore, Lyssa rebahan di sofa apartemen, menemani Rainier bekerja. Beberapa kali, pemuda itu akan memanggil teman-temannya, berdiskusi tentang suatu hal. Awalnya Lyssa bermain ponsel, tapi melihat Rainier yang tak bisa konsen berulang kali melihat ke arahnya, akhirnya Lyssa mengalah, meletakkan ponselnya dan mengambil buku di rak belakang sofa. Barulah Rainier bisa tenang, fokus membaca email dan dokumen-dokumen yang tertumpuk di depannya. Khatam satu buku, Lyssa mencari buku lain, rak buku Rainier rupanya penuh tentang ensiklopedi dan pembahasan-pembahasan fisika dan kimiawi zat-zat di dunia. Beberapa buku tentang manajemen bisnis nyempil di pojok kanan bawah. “Bosan? Bentar ya? Habis ini aku selesai,” kata Rainier. “Gak kok, kamu terusin saja.” “Terima kasih.” “Oh, Rain

