Saat Lyssa kembali ke kamar, Rainier masih serius melihat laptop. Gadis itu mendekat, duduk di sebelah kekasihnya. Rainier tersenyum, meletakkan kepala Lyssa di pundaknya, mengecup gadis itu sayang. “Sibuk ya?” tanya Lyssa, ikut melihat ke layar, menampilkan tabel dengan angka dan beberapa keterangan kecil di sampingnya. “Maaf, bentar ya? Aku buatin sarapan, kamu mau apa?” tanya Rainier lembut. “Hm? Terserah kamu sih, yang ringan-ringan saja,” kata Lyssa sambil berdiri, mencari pakaian ganti. Rainier tak jadi meneruskan kerjaannya, fokus melihati Lyssa. Gadis itu berbalik, tersenyum lebar. Bibir Rainier tak sadar membentuk senyum. “Sekarang celana dalamnya besaran dikit, hehe,” kata Lyssa. Memperlihatkan celana dalam yang dia ambil dari dalam lemari. Rainier meletakkan laptopnya, b

