23. Kabar Mencengangkan

1723 Kata

“Ikutlah bersamaku! Kau tidak akan merasakan kekecewaan lagi!” Suara itu kembali menggema di telinga Yuda yang masih bertahan dalam kesakitan walau keadaannya sudah setengah sadar. “Aku tidak akan mau ikut denganmu! Enyahlah!” Yuda kembali menolak. Hal itu membuat si gadis menyeramkan itu murka. Dia mendekat kepada Yuda dan menarik tangannya dengan kuat. Yuda melawan dia tidak mau berakhir seperti Nur. Beruntungnya, perlawanan Yuda berhasil. Gadis bergaun putih itu menghilang bersamaan dengan datangnya dua mahasiswa yang kebetulan melintas di jalanan itu. “Mas? Mas?” salah satu dari mereka yang menolong Yuda, ikut masuk ke dalam selokan dan berusaha memapah Yuda, agar bisa keluar dari sana. Jalanan licin menjadi pemicu utama kecelakaan. Namun, apa yang Yuda alami bukan semata kecelakaan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN