35. Menerjang Kesunyian Bulan Purnama

1520 Kata

Farah mematung di halaman rumah kos Alex. Ia masih berpikir keras, mengenai alasan Alex menyambangi kampus malam-malam seperti ini. Karena sebelumnya Alex tidak pernah pergi ke kampus malam-malam. Kecuali memang mereka ada kuliah tambahan. ‘Ranti memang sering pergi ke kampus malam-malam, ke perpustakaan. Terus tadi dia bilang ketemuan sama pacarnya? Wibi kan namanya? Tapi ini pas banget waktunya sama Alex, atau ... jangan-jangan? Pacar Ranti bukan Wibi? Melainkan ... Alex?’ ujarnya dalam hati yang semakin resah dan galau. ‘Astagaaa? Mikir apa aku ini? Dari pada galau, lebih baik aku datangi juga itu kampus!’ Keputusan Farah sudah bulat. Ia bergegas melangkahkan kaki menuju kampus. *** Di malam bulan purnama ini, angin yang berembus seakan membawa aura magis. Langit gelap diiringi awa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN