31. Rintihan Cinta

1976 Kata

Ranti membeku saat Wibi mendekapnya. Ia merasa dekapan Wibi saat itu erat kaitannya dengan penyesalan. Menyesal karena tidak bisa selalu ada di saat Ranti membutuhkan kehadirannya. Wibi merasa Ranti adalah pelipur lara, di saat dirinya jenuh dan kesepian. Ranti datang membawa senyuman ramah dan perhatian kepada Wibi. ‘Maafkan saya, Ran! Saya nggak bisa selalu datang di saat kamu membutuhkan saya. Tapi ... terima kasih, sudah hadir membawa warna dalam kesendirian saya,' ucap Wibi dengan penuh penyesalan dalam dirinya. Ranti merasa nyaman bersama Wibi. Namun, ia merasa heran dengan suhu ruangan yang mendadak dingin ketika Wibi memeluk Ranti dengan erat. ‘Kenapa tubuh Wibi begitu dingin? Atau suhu ruangan yang dingin? Ditambah bajuku yang setengah kering?’ ucap Ranti dalam hatinya, karena

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN