43. Rahasia Yuda

1765 Kata

Yuda, Alex, dan Farah saling menatap bergantian. Mereka curiga ada yang tidak beres dengan para penjaga kampus itu. Mereka semua tertidur. Termasuk Pak Jono yang biasanya mondar-mandir menjaga kampus mereka pun ikut tertidur pulas, sampai tidak mendengar panggilan Alex dan Farah yang sedari tadi menggedor-gedor pintu kaca itu. “Astaga! Jangan-jangan semua ini ilusi? Mereka seolah terhipnotis? Terus tidur pulas, padahal Ranti ada di dalam sana!” Farah merasa sangat panik. Ia teringat kepada Nur yang masih tidak sadarkan diri. “Kita harus mencari jalan masuk. Tidak mungkin kita memecah kaca setebal ini.” Yuda masih memikirkan cara. “Bagaimana kalau kita mencari pintu masuk melalui jalur lain? Sebaiknya bagaimana?” Alex menatap kedua temannya itu. “Di saat seperti ini, aku rasa kita harus

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN