Alex masih termenung setelah mendengar cerita dari Ibu kantin. Ia semakin penasaran dengan apa yang terjadi dengan Ranti, sahabatnya. “Mas Alex! Kok jadi bengong?” Bu Sanusi merasa kalau Alex benar-benar syok dengan apa yang barus saja ia ceritakan. “Oh, maaf, Bu. Saya hanya sedang berpikir tentang apa yang terjadi pada Ranti. Saya juga merasa ada yang aneh dengan Ranti. Dia sering melihat kejadian-kejadian aneh yang tak kasatmata. Siapa saja yang dekat dengan Ranti, ikut diganggu juga, termasuk pacar saya, Farah. Dia mengalami kejadian mengerikan di kamar mandi lantai dua, saat dia sedang bersama Ranti, sebelum kuliah malam dilakukan. Beruntungnya Farah bisa keluar dari sana dan Ranti masih terkurung di dalam saat itu, terus ... pas kami datang ke sana, dia menghilang.” “Lah terus? Ke

