Bagas menekan klakson mobil berulang-ulang kali, ia ingin segera sampai ke lokasi yang dikirim oleh Romi. Semua hal yang diminta sudah Bagas bawa, bahkan sesuai intruksi ia hanya sendiri dan tidak memberitahu siapapun. Beberapa kali Bagas hampir menyebabkan kecelakaan bagi orang lain, jika ada petugas lalu lintas maka mobilnya akan langsung menjadi target operasi karena menggangu kenyamanan pengguna jalan lainnya. Fokus Bagas hanya pada Alena, ia tidak bisa membiarkan Alena menderita lagi. Sudah cukup ia memberi banyak luka, seharusnya Alena pulang ke Indonesia dengan perasaan yang jauh lebih baik dari sebelumnya bukan malah terlibat penculikan seperti ini. Apa yang bisa Bagas lakukan sekarang? Marah dan mengumpat hanya akan membuang waktu dan tidak membantu sama sekali. Bagas hampir de

