*** Vivian sampai di rumah sekitar pukul delapan malam. Dovy langsung menyambut saat dirinya membuka pintu. Anjing besar berwarna coklat itu terus menjulurkan lidahnya, minta diperhatikan. Dia tersentak saat tubuh Dovy terangkat tiba-tiba. Keano menggendongnya dan sesekali mengusap kepalanya. "Kayaknya dia kangen banget, Vi," katanya setelah duduk di sofa sambil mengelusi leher Dovy. Anjing ber ras bulldog itu tampak nyaman. Vivian yang mengambil minuman di kulkas mengangguk setuju. "Beberapa hari belakangan, aku jarang main sama dia." Gadis itu berjalan mendekati Keano yang duduk sambil memangku binatang peliharaannya. Lalu meletakkan minuman dingin di atas meja. Tepat saat itu, pintu kamar yang paling ujung terbuka. Menampilkan sosok Rima yang acak-acakkan. "Baru pulang lo?" Ri

