Mawar's POV *** Aku memeluk leher Bisma dari belakang. Kepalaku ku sandarkan pada bahunya. Mataku terpejam, menikmati semilir angin yang mengenai wajahku. Pantai. Saat ini aku dan Bisma ada di pantai. Salah satu supir keluarga Bisma yang membawa kami kemari. Tak terasa, sudah tiga hari sejak Kak Brian memutuskan untuk membatalkan pertunangan kami. Mengembalikanku ke sisi Bisma. "Kamu suka?" Aku menganggukkan kepalaku. Masih dengan mata yang terpejam tentunya. Detik berikutnya, ku rasakan sebuah tangan menggenggam erat tangan kananku. Mengusapnya berkali-kali kemudian memciumnya. "Kamu tidak malu, pergi keluar dengan pria buta sepertiku?" tanyanya. "Nggak." jawabku. "Yakin? Memang dari tadi kamu nggak risih dilihatin orang-orang?" tanya Bisma seakan paham dengan tatapan-tatapan oran

