Dua Tiga

1907 Kata

Aku mendatangi kejaksaan berulang kali selama empat hari, hingga kurasa tempat itu seperti rumah kedua. Aku berada di sana berjam-jam sampai tengah malam dengan puluhan pertanyaan dan berbagai konfirmasi lagi tentang kesaksian sebelumnya. Semua televisi sepertinya meliput berita itu dengan panas. Aku merasa mengundang kematian yang membuat Lee meninggalkanku. Kadang kala kupikir mungkin dia akan berubah saat melihatku berdiri dengan berani menghadang kematian, tapi kadang pula kukira ia tak akan peduli. Mungkin dia hanya takut, hanya peduli pada diri dan hidupnya sendiri sampai pergi, tapi adakalanya jika aku menilai sebagai manusia, ketakutannya beralasan. Tak ada yang salah selain aku yang keras kepala. Sebelum pulang pemeriksaan hari terakhir, para penyelidik berkata sudah membuat sk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN