Sepeninggal Bi Marsi yang lari dengan terbirit-b***t keluar dari area ruang makan, Trevor dan Lily pun seketika saling melemparkan pandangan. Lalu mereka sama-sama tertawa geli. "Tuh kan, jadi ketahuan deh sama Bi Marsi." Omel Lily sembari mencubit pelan lengan Trevor yang keras penuh otot. "Harusnya tadi Bapak jangan nahan-nahan saya buat pulang deh. Ck. Mau taruh dimana nih muka saya sekarang? Malu kan sama Bi Marsi." Trevor hanya diam tak menjawab, namun diam-diam tersenyum mendengar omelan gadisnya yang masih berlanjut beberapa saat kemudian. Ingatan lelaki itu pun terbang ke masa lalu ketika untuk pertama kalinya Lily yang berani mengomelinya tanpa merasa segan atau takut. Kalau tidak salah, dulu gara-gara dia terlambat hampir tiga jam untuk menghadiri meeting. Setelah meeting

